Bandar Lampung Akan Bertambah 11 Desa, Luas Wilayah Naik 95 Km Persegi

Jumat, 19 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung menuju kota metropolitan.(ilustrasi: Notis.co.id)

Bandar Lampung menuju kota metropolitan.(ilustrasi: Notis.co.id)

344 tahun sudah Bandar Lampung tumbuh kembang. Belakangan, dinamikanya terasa semakin pesat. Kota ini perlu penambahan ruang gerak. Dimekarkan. Sebelas desa di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) dipersiapkan berintegrasi.

(Notis.co.id): Karena melibatkan lintas kabupaten-kota, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mesti turun tangan. Pembahasan pun digelar. Pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamsel dan kalangan akademisi dilibatkan. Duduk satu meja di Ruang Rapat Utama Gubernur Lampung, Rabu (17 Juni 2026).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Lampung, Mulyadi Irsan, mengatakan pembahasan difokuskan pada persiapan pengintegrasian tata ruang antardaerah. Tujuannya guna mendukung percepatan pembangunan di Lampung.

Baca Juga  Pengrajin Tempe Keluhkan Program Makan Bergizi Gratis di Bandar Lampung

Pemprov ingin mendorong kolaborasi antarkabupaten dan kota dalam mengatasi beban pembangunan yang semakin meningkat, khususnya di Kota Bandar Lampung yang merupakan ibukota provinsi. Etalase alias wajah Lampung.

“Kota Bandar Lampung saat ini sudah sangat padat. Baik dari sisi jumlah penduduk maupun kebutuhan ruang. Karena itu diperlukan pengintegrasian wilayah agar pembangunan bisa lebih terarah dan berkelanjutan,” terang Mulyadi.

Baca Juga  Street Festival HUT ke-344 Bandar Lampung Siap Tampil Lebih Meriah

Langkah Panjang Menuju Metropolitan

Dia menambahkan, dari sisi perencanaan pembangunan nasional hingga daerah, terdapat alasan strategis untuk memasukkan sejumlah kawasan penyangga, termasuk Kota Baru yang memiliki pusat olahraga dan kawasan pengembangan lainnya yang memerlukan regulasi terpadu di bawah Kota Bandar Lampung.

Berdasarkan kajian akademis, sambung Mulyadi, disepakati sebanyak 11 desa di Kabupaten Lamsel akan diintegrasikan ke wilayah administrasi Kota Bandar Lampung.

Kesebelas desa tersebut mencakup Banjar Agung, Gedung Agung, Gedung Harapan, Margo Mulyo, Margodadi, Margorejo, Purwotani, Sabah Balau, Sinar Rejeki, Sumber Jaya, dan Way Hui.

Baca Juga  Dulu Ingin Pulang, Dayu Kini Bertahan 12 Tahun di Sanggar Sekar Wawai

Saat ini luas wilayah Kota Bandar Lampung sekitar 183 kilometer persegi. Bila integrasi 11 desa terjadi maka akan terdapat penambahan wilayah sekitar 95 kilometer persegi.

Namun demikian Mulyadi mengatakan, butuh proses panjang dan kelengkapan dokumen untuk mewujudkan rencana tersebut. Apabila seluruh dokumen telah lengkap, Pemprov Lampung akan memfasilitasi pengajuan usulan ini ke Kementerian Dalam Negeri.(*)

Berita Terkait

Street Festival HUT ke-344 Bandar Lampung Siap Tampil Lebih Meriah
Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Buka Even Nasional APEKSI Outlook 2025
Eka Afriana Serahkan Bantuan Pemkot Bandar Lampung untuk Korban Bencana Sumatera
Warga Tanjung Senang Apresiasi Langkah Cepat Pemkot Bandar Lampung Tangani Banjir
Pemkot Perbaiki Jalan Rusak di Sukabumi, Gunakan Rigid Beton untuk Ketahanan Jangka Panjang
Posyandu Gedong Meneng Rutin Layani Bayi, Balita, dan Ibu Hamil

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:17 WIB

Bandar Lampung Akan Bertambah 11 Desa, Luas Wilayah Naik 95 Km Persegi

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:49 WIB

Street Festival HUT ke-344 Bandar Lampung Siap Tampil Lebih Meriah

Kamis, 11 Desember 2025 - 08:58 WIB

Eka Afriana Serahkan Bantuan Pemkot Bandar Lampung untuk Korban Bencana Sumatera

Kamis, 13 November 2025 - 01:55 WIB

Warga Tanjung Senang Apresiasi Langkah Cepat Pemkot Bandar Lampung Tangani Banjir

Kamis, 13 November 2025 - 01:54 WIB

Pemkot Perbaiki Jalan Rusak di Sukabumi, Gunakan Rigid Beton untuk Ketahanan Jangka Panjang

Berita Terbaru

Yuyun Candra Wati Merintis karir sebagai paralegal mengadvokasi rakyat.

Speak Up

Yuyun Candra Wati, Meniti Jalan Menuju Advokat Rakyat

Sabtu, 27 Des 2025 - 14:41 WIB