Cabai dan Bawang dari Solok Datang, Halau Inflasi yang Meradang

Minggu, 2 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana dan Bupati Solok Jon Firman Pandu.(Foto: Notis)

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana dan Bupati Solok Jon Firman Pandu.(Foto: Notis)

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung memperkuat pasokan cabai dan bawang melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga pangan dan menekan laju inflasi.

(Notis.co.id): Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan naskah Kerja Sama Antar Daerah (KAD) oleh Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana dan Bupati Solok Jon Firman Pandu di Aula Kantor Bupati Solok, Kamis (30/7/2026).

Baca Juga  Street Festival HUT ke-344 Bandar Lampung Siap Tampil Lebih Meriah

Eva Dwiana hadir bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, di antaranya Asisten II Setda, Kepala Bapperida, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas PPA, Plh Kepala Dinas Kominfo, Kepala Bagian Kerja Sama, Kepala Bagian Perekonomian, dan Sekretaris Dinas Pertanian.

Perkuat Pasokan Cabai dan Bawang

Kerja sama ini difokuskan pada penguatan distribusi cabai dan bawang, terutama cabai merah dan bawang merah. Kedua komoditas tersebut selama ini kerap memicu kenaikan inflasi saat pasokan berkurang.

Baca Juga  Respon Satset Camat Tanjung Senang, Anak Sodik Senyum Riang

Selain itu, kerja sama juga mencakup komoditas pangan strategis lainnya untuk menjaga ketersediaan bahan pokok di Bandar Lampung.

Kolaborasi antardaerah ini mendukung program Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Tujuannya menjaga pasokan pangan, mengendalikan harga, dan mempertahankan daya beli masyarakat.

Pemkot Bandar Lampung berharap distribusi cabai dan bawang dari sentra produksi di Solok dapat berjalan lebih lancar. Dengan begitu, gejolak harga dapat ditekan dan ketahanan pangan daerah semakin kuat.(*)

Berita Terkait

Kemarau Kerontang, Tangki Air Bersih Datang
Kabel Provider Ugal-ugalan, Pemkot Turun Tangan
Eva Dwiana: Pejabat Mesti Satset Layani Masyarakat
Kebakaran di Kedaton, Api dari Bengkel Mampir ke Toko Elektronik
Cuaca Panas Meradang, Ancaman Paru-paru Basah Membayang
Pasha Ungu Tanggapi “Curhatan” Penanganan Banjir di Bandar Lampung
Optimis Genjot PAD Rp1,1 T, Pemkot Gali Pajak Hotel dan Restoran
Air Mengalir Lubangi Jalan Sampai Jauh

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Kemarau Kerontang, Tangki Air Bersih Datang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Cabai dan Bawang dari Solok Datang, Halau Inflasi yang Meradang

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:10 WIB

Kabel Provider Ugal-ugalan, Pemkot Turun Tangan

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:42 WIB

Eva Dwiana: Pejabat Mesti Satset Layani Masyarakat

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Kebakaran di Kedaton, Api dari Bengkel Mampir ke Toko Elektronik

Berita Terbaru

Armada tangki BPBD pasok air bersih ke warga terdampak kemarau. (Foto: Notis)

Update

Kemarau Kerontang, Tangki Air Bersih Datang

Minggu, 2 Agu 2026 - 11:03 WIB

Kabel-kabel provider berebut jalur, warga dan lingkungan yang menjadi korban. (Foto: Notis)

Update

Kabel Provider Ugal-ugalan, Pemkot Turun Tangan

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:10 WIB

Pelantikan puluhan pejabat di lingkup Pemkot Bandar Lampung. (Foto: ist)

Update

Eva Dwiana: Pejabat Mesti Satset Layani Masyarakat

Rabu, 29 Jul 2026 - 19:42 WIB