Kemarau Kerontang, Tangki Air Bersih Datang

Minggu, 2 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Armada tangki BPBD pasok air bersih ke warga terdampak kemarau. (Foto: Notis)

Armada tangki BPBD pasok air bersih ke warga terdampak kemarau. (Foto: Notis)

Kemarau mulai meradang. Dampaknya bikin miris. Sebagian warga kesulitan memperoleh air bersih. Bak gayung bersambut, armada tangki air bersih BPBD datang. Tawaf, keliling Kota Bandar Lampung. Air didistribusikan gratis ke jerigen dan ember-ember warga yang antri panjang mengular.

(Notis.co.id): Musim kemarau belum mencapai puncaknya. Namun, sebagian warga Kota Bandar Lampung sudah mulai merasakan sulitnya memperoleh air bersih.

Situasi itu membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung meningkatkan kesiapsiagaan. Empat mobil tangki berkapasitas masing-masing 5.000 liter kini disiagakan untuk menyuplai air ke permukiman yang mulai terdampak kekeringan.

Baca Juga  Ancaman Banjir Mengintai, Wali Kota Eva Siapkan “Perisai”

Permintaan bantuan pun terus berdatangan. Hingga akhir Juli 2026, BPBD mencatat sekitar 25 titik telah mengajukan distribusi air bersih.

Kepala BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar Syahputra, mengatakan armada beserta personel telah dipersiapkan agar dapat bergerak segera begitu laporan diterima.

“Armada dan personel sudah kami siapkan untuk merespons kebutuhan masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih selama musim kemarau,” ujar Idham, Kamis (30/7/2026).

Baca Juga  KWT Labuhan Ratu Raya, Raup Cuan dari Sayur Segar

Sejumlah wilayah yang lebih dulu mendapat pasokan air bersih antara lain Kecamatan Kedamaian, Sukabumi, Panjang, Telukbetung Timur, dan Kemiling. Distribusi akan terus dilakukan mengikuti perkembangan kondisi di lapangan.

Cara Mudah Dapatkan Air Bersih

Idham meminta warga tidak menunggu kondisi semakin parah. Jika mulai kesulitan mendapatkan air bersih, masyarakat diminta menyampaikan laporan melalui Ketua RT atau kelurahan. Selanjutnya, laporan tersebut diteruskan kepada BPBD untuk segera ditindaklanjuti.

Baca Juga  Eva Dwiana: Pejabat Mesti Satset Layani Masyarakat

“Kami mengimbau masyarakat segera melapor melalui RT atau kelurahan apabila mulai mengalami kesulitan air bersih agar bantuan dapat segera kami salurkan,” katanya.

Sementara itu, ancaman lain yang ikut menyertai musim kemarau adalah kebakaran hutan dan lahan. Namun, untuk pemetaan wilayah rawan maupun penanganan teknis karhutla menjadi kewenangan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung.(*)

Berita Terkait

Cabai dan Bawang dari Solok Datang, Halau Inflasi yang Meradang
Kabel Provider Ugal-ugalan, Pemkot Turun Tangan
Eva Dwiana: Pejabat Mesti Satset Layani Masyarakat
Kebakaran di Kedaton, Api dari Bengkel Mampir ke Toko Elektronik
Cuaca Panas Meradang, Ancaman Paru-paru Basah Membayang
Pasha Ungu Tanggapi “Curhatan” Penanganan Banjir di Bandar Lampung
Optimis Genjot PAD Rp1,1 T, Pemkot Gali Pajak Hotel dan Restoran
Air Mengalir Lubangi Jalan Sampai Jauh

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Kemarau Kerontang, Tangki Air Bersih Datang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Cabai dan Bawang dari Solok Datang, Halau Inflasi yang Meradang

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:10 WIB

Kabel Provider Ugal-ugalan, Pemkot Turun Tangan

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:42 WIB

Eva Dwiana: Pejabat Mesti Satset Layani Masyarakat

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Kebakaran di Kedaton, Api dari Bengkel Mampir ke Toko Elektronik

Berita Terbaru

Armada tangki BPBD pasok air bersih ke warga terdampak kemarau. (Foto: Notis)

Update

Kemarau Kerontang, Tangki Air Bersih Datang

Minggu, 2 Agu 2026 - 11:03 WIB

Kabel-kabel provider berebut jalur, warga dan lingkungan yang menjadi korban. (Foto: Notis)

Update

Kabel Provider Ugal-ugalan, Pemkot Turun Tangan

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:10 WIB

Pelantikan puluhan pejabat di lingkup Pemkot Bandar Lampung. (Foto: ist)

Update

Eva Dwiana: Pejabat Mesti Satset Layani Masyarakat

Rabu, 29 Jul 2026 - 19:42 WIB