Cuaca Panas Meradang, Ancaman Paru-paru Basah Membayang

Selasa, 28 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Ilustrasi: Notis)

(Ilustrasi: Notis)

Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Bandar Lampung merilis himbauan. Isinya hati-hati bila beraktivitas di luar rumah. Apalagi berkegiatan berat. Terutama antara pukul 11.00 sampai 15.00 WIB. Kalau masih mbalelo, siap-siap terkena pneumonia atau paru-paru basah.

(Notis.co.id): Himbauan ini kiranya jangan dikesampingkan. Sebab pneumonia yang dimaksud berdampak cukup menyusahkan.

Pneumonia sendiri merupakan infeksi pada paru-paru yang menyebabkan kantung udara (alveoli) meradang dan terisi cairan atau nanah. Kondisi yang sering disebut paru-paru basah ini disebabkan oleh kuman seperti bakteri, virus, atau jamur.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Temenggung. Menurutnya, fenomena paru-paru basah memang cenderung meningkat pada kondisi panas seperti sekarang.

Baca Juga  Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Persilakan Orang Sehat ke Puskesmas

Kondisi panas juga mempercepat pertumbuhan bakteri di makanan dan air. Pada akhirnya memicu gangguan pencernaan, seperti diare akut maupun demam tifoid.

Antisipasi Dehidrasi

Kepala Dinkes, Muhtadi Arsyad Temenggung, menerangkan paparan cuaca panas pada kemarau sekarang memang masih dalam kategori risiko rendah. Suhu rata-rata di Bandar Lampung berkisar antara 25,9 hingga 26,4 derajat Celsius.

“Meski begitu masyarakat tetap harus waspada. Sebab, kalau terus terpapar panas dalam durasi panjang. Misalnya sampai 4,2 jam per hari, risiko gangguan kesehatan bisa muncul. Apalagi kalau tidak dilakukan pencegahan,” jelas Muhtadi, Senin (27/7/2026).

Baca Juga  Bandar Lampung Akan Bertambah 11 Desa, Luas Wilayah Naik 95 Km Persegi

Berdasarkan data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) Kota Bandar Lampung pada pertengahan Juli 2026, tercatat 55 kasus paru-paru basah. Angka ini menunjukkan peningkatan sekitar 48,6 persen dibandingkan empat minggu sebelumnya.

Selain paru-paru basah, kasus suspek demam tifoid juga mengalami peningkatan. Masih menurut data Dinkes, tercatat 191 kasus suspek demam tifoid. Jumlah ini mengalami kenaikan sekitar 12,4 persen dibandingkan periode empat minggu sebelumnya.

Baca Juga  Respon Satset Camat Tanjung Senang, Anak Sodik Senyum Riang

Sementara itu, kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) tercatat sebanyak 2.335 kasus dan relatif stabil dalam empat pekan terakhir.

Oleh karenanya Muhtadi mengimbau, agar warga menjaga asupan cairan dengan memperbanyak konsumsi air putih. Selain itu gunakan pakaian ringan dan nyaman.

“Sebisa mungkin saat beraktivitas di luar ruangan diimbangi dengan minum yang cukup agar tidak dehidrasi,” katanya, seraya menyarankan apabila mengalami gejala seperti demam tinggi, sesak napas, diare berkepanjangan, atau tanda-tanda dehidrasi segera memeriksakan diri.(*)

Berita Terkait

Kebakaran di Kedaton, Api dari Bengkel Mampir ke Toko Elektronik
Pasha Ungu Tanggapi “Curhatan” Penanganan Banjir di Bandar Lampung
Optimis Genjot PAD Rp1,1 T, Pemkot Gali Pajak Hotel dan Restoran
Air Mengalir Lubangi Jalan Sampai Jauh
Ada Pojok Cantik di Stan Dinas Kesehatan Bandar Lampung Expo
Camat dan Lurah di Bandar Lampung Bersiap Kedatangan Ribuan Mahasiswa UIN
Ancaman Banjir Mengintai, Wali Kota Eva Siapkan “Perisai”
Bandar Lampung Menangguk Pujian Pusat

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Kebakaran di Kedaton, Api dari Bengkel Mampir ke Toko Elektronik

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:47 WIB

Cuaca Panas Meradang, Ancaman Paru-paru Basah Membayang

Senin, 27 Juli 2026 - 20:25 WIB

Pasha Ungu Tanggapi “Curhatan” Penanganan Banjir di Bandar Lampung

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:23 WIB

Air Mengalir Lubangi Jalan Sampai Jauh

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:54 WIB

Ada Pojok Cantik di Stan Dinas Kesehatan Bandar Lampung Expo

Berita Terbaru

(Ilustrasi: Notis)

Update

Cuaca Panas Meradang, Ancaman Paru-paru Basah Membayang

Selasa, 28 Jul 2026 - 18:47 WIB

Kelompok Wanita Tani (KWT) Kelurahan Labuan Ratu Terapkan urban farming di Kota Bandar Lampung. (Foto: Notis)

Intermezo

KWT Labuhan Ratu Raya, Raup Cuan dari Sayur Segar

Minggu, 26 Jul 2026 - 20:04 WIB

Wali Kota Eva Dwiana menutup gelaran Bandar Lampung Expo 2026. (Foto: ist)

Intermezo

Tirai Expo Digulung, Gagasan Inspiratif Digelar

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:53 WIB