Upaya 3.738 Pengidap HIV di Bandar Lampung Melanjutkan Hidup

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penderita HIV

Ilustrasi penderita HIV

Umur memang di tangan Tuhan. Manusia hanya sebatas memprediksi. Seperti dugaan harapan hidup penderita AIDS yang disebut tak lebih 3 tahun.

(Notis.co.id): Ketika virus HIV bersemayam di tubuh, perkembangannya liar tak terkendali. Ia rakus memangsa sistem kekebalan tubuh. Tanpa terapi Antiretroviral (ARV) level derita menjadi AIDS. Harapan hidup bakal menipis. Diprediksi tersisa 3 tahun saja. Celakanya, jumlah penderitanya diperkirakan 3.738 orang di Bandar Lampung.

Celakanya lagi, bukan perkara mudah dan murah untuk dapat menjalani ARV. Selama ini masih ada pendanaan dari Global Fund. Ini semacam dukungan untuk kegiatan program maupun logistik melalui Kementerian Kesehatan

Baca Juga  Sebentuk Empati Buat Korban Bencana

Namun, pendanaan tersebut sifatnya sementara. Berdasarkan jadwal, masa dukungan akan berakhir pada 2030 mendatang. Lantas, siapa yang akan menopang pembiayaan ARV selanjutnya?

Jepri Junaidi selaku Technical Officer Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) berharap, Kota Bandar Lampung dapat segera mengantisipasi kondisi tersebut.

“Idealnya, pemerintah kota sudah mulai menyiapkan skema pembiayaan berkelanjutan. Untuk pelaksanaannya bisa melalui mekanisme social contracting atau kontrak sosial antara pemerintah dan organisasi masyarakat sipil,” terangnya dalam konferensi pers di PKBI Lampung, Selasa (14/7/2026).

Jepri juga menjelaskan, selama ini sejumlah kolaborasi dengan pemerintah daerah sudah berlangsung. Hanya saja belum menggunakan skema social contracting yang memungkinkan OMS menjalankan program secara lebih berkelanjutan.

Baca Juga  Bandar Lampung Akan Bertambah 11 Desa, Luas Wilayah Naik 95 Km Persegi
Mengulas arti penting terapi Antiretroviral (ARV) pada konferensi pers PKBI Lampung.
Mengulas arti penting terapi Antiretroviral (ARV) pada konferensi pers PKBI Lampung. (Foto: ist)

Baru 66 Persen

Data lebih detail diungkapkan Pengelola Program HIV Dinas Kesehatan, Suhaidi. Dikatakannya, sejauh ini tercatat ada 2.902 orang yang terdekteksi ODHIV.

Kondisi para penderita itu masih melangsungkan kehidupan. Jumlah tersebut merupakan 78 persen dari total estimasi ODHIV di Kota Bandar Lampung yang diperkirakan mencapai 3.738 orang.

Suhadi sepakat tantangan terbesar saat ini adalah memastikan seluruh ODHIV yang telah mengetahui statusnya, dan segera memulai atau tetap menjalani ARV.

Baca Juga  Dulu Ingin Pulang, Dayu Kini Bertahan 12 Tahun di Sanggar Sekar Wawai

Sayangnya, baru 66 persen saja dari 2.902 ODHIV yang aktif menjalani ARV. “Jumlahnya kisaran 1.927 orang,” kata Suhaidi.

Lebih lanjut diuraikannya, sejumlah langkah strategis terus dijalankan Pemkot Bandar Lampung sebagai penanganan. Seperti memperketat pemantauan pelaporan tes dan pengobatan HIV, memperkuat kolaborasi dengan program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), tuberkulosis (TBC), hepatitis, dan promosi kesehatan.

Kemudian, sambungnya, memastikan ketersediaan obat ARV di seluruh layanan, serta mempercepat pemeriksaan viral load bagi pasien yang telah memenuhi syarat.(*)

Berita Terkait

Wali Kota Eva Dwiana dan Kajati Lampung Pantau MBG di Sekolah
Respon Satset Camat Tanjung Senang, Anak Sodik Senyum Riang
Menunggu “Tuah” Kebijakan Kadisdik Kota Bandar Lampung
Bunda Eva Larang Segala Bentuk Pungutan di Sekolah
Tak Diterima di SMP Negeri? Bunda Eva Tawarkan Solusi
Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Persilakan Orang Sehat ke Puskesmas
Sebentuk Empati Buat Korban Bencana
Bunda Eva Optimis Kelurahan Gedong Air Bisa Wakili Lampung ke Ajang Nasional

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:54 WIB

Upaya 3.738 Pengidap HIV di Bandar Lampung Melanjutkan Hidup

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:25 WIB

Wali Kota Eva Dwiana dan Kajati Lampung Pantau MBG di Sekolah

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:47 WIB

Respon Satset Camat Tanjung Senang, Anak Sodik Senyum Riang

Senin, 13 Juli 2026 - 19:24 WIB

Menunggu “Tuah” Kebijakan Kadisdik Kota Bandar Lampung

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:38 WIB

Bunda Eva Larang Segala Bentuk Pungutan di Sekolah

Berita Terbaru

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana. (Foto: ist)

Update

Bunda Eva Larang Segala Bentuk Pungutan di Sekolah

Jumat, 10 Jul 2026 - 09:38 WIB