Lukman memungut botol plastik bekas air mineral yang dilempar seorang bocah di dekat area stan. Wajah lelaki setengah baya berseragam petugas kebersihan itu tidak meradang. Matanya justru kembali menyapukan pandangan ke sekitar area Bandar Lampung Expo 2026. Seakan ingin memastikan tak ada sampah berserak.
(Notis.co.id): Kesigapan petugas kebersihan seperti Lukman, terlihat lebih antusias saat dilangsungkan nonton bareng (nobar) final piala dunia dalam rangkaian peringatan HUT ke-344 Kota Bandar Lampung di kawasan Tugu Adipura, Minggu (19/7/2026) malam.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Budi Ardianto, bilang pihaknya mengerahkan tak kurang 50 personel pada momen itu.
“Kita turunkan dari Satgas Kali dan petugas Unit Pelaksana Teknis. Mereka standby menjaga kebersihan di lokasi acara,” terang Budi, Kamis (23/7/2026).
Diceritakannya, proses pembersihan bukan dilakukan setelah acara rampung. Tapi sudah dimulai justru saat tontonan sedang berlangsung. Gelombang gerakan bersih-bersih makin diintensifkan menjelang acara kelar.
“Kalau sebelumnya memungut, pas acara mau berakhir, petugas langsung bergerak. Mereka mulai menyapu dan mengumpulkan sampah,” sambungnya.
Bahkan, kata Budi, personel kebersihan sudah diterjunkan ke lokasi sejak siang hari. Karena sebelum nobar, ada gelaran street festival yang dimulai pukul 14.00 WIB hingga berakhir jam 5 sore.
Sedangkan untuk mengawal Bandar Lampung Expo 2026 yang berlangsung sejak 17 hingga 24 Juli, ada puluhan petugas ditunjang armada pengangkut sampah yang disiapkan di lokasi.
“Kami memang bertanggung jawab untuk memastikan kawasan Bandar Lampung Expo tetap bersih. Hanya saja, tetap dibutuhkan kerja sama dengan warga. Mari sama-sama menjaga kebersihan. Kita sudah menyebar tempat buang di sekitar stan. Kalau lingkungan bersih, pengunjung lebih nyaman nikmati suasana,” ucapnya.(*)















