Bandar Lampung Expo 2026 bukan sekadar pameran. Di sana, Pemerintah Kota Bandar Lampung ingin menunjukkan hasil kerja yang telah berjalan.
(Notis.co.id): Sebanyak 41 stan dan 50 tenant memenuhi Gedung Graha Mandala Alam. Instansi pemerintah, pelaku usaha, dan UMKM ikut ambil bagian. Mereka membawa layanan publik, produk unggulan, hingga peluang investasi.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana berharap expo ini memberi manfaat nyata. Bukan hanya menjadi acara seremonial.
“Bandar Lampung terus membangun. Bukan hanya infrastruktur, tetapi juga kualitas hidup masyarakat,” kata Eva saat membuka Bandar Lampung Expo 2026, Jumat (17/7/2026).
Acara itu dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Komjen Pol Tomsi Tohir. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal juga hadir. Bandar Lampung Expo 2026 menjadi bagian dari peringatan HUT ke-344 Kota Bandar Lampung.
Sekolah, Kesehatan, dan Banjir
Eva menguraikan, program sekolah gratis terus diperluas. Tujuannya agar tidak ada anak putus sekolah karena biaya.
Program Bina Lingkungan tetap berjalan. Pemkot juga menyiapkan perlengkapan sekolah gratis. Beasiswa bagi pelajar berprestasi hingga perguruan tinggi tetap dilanjutkan.
Di bidang kesehatan, layanan berobat gratis masih menjadi prioritas. Warga cukup menggunakan KTP Kota Bandar Lampung untuk mendapat pelayanan di rumah sakit.
Persoalan banjir juga belum lepas dari perhatian. Pemkot melanjutkan normalisasi sungai. Drainase diperlebar. Sumur resapan dibangun. Tanggul di kawasan rawan banjir juga diperkuat.
UMKM Terus Didorong
Pemkot juga memperkuat pelaku UMKM. Salah satunya melalui pinjaman modal tanpa bunga yang bekerja sama dengan perbankan.
Promosi produk lokal ikut dipercepat. Kain tapis dan kuliner khas Lampung dipasarkan melalui platform digital. Harapannya, produk lokal mampu menembus pasar yang lebih luas.
Di akhir sambutannya, Eva mengingatkan seluruh aparatur pemerintah. Pelayanan publik, katanya, harus terus berubah.
“Pelayanan kepada masyarakat harus semakin cepat, mudah, dan responsif. Itu menjadi komitmen kami di Pemkot Bandar Lampung,” ujar Eva.(*)















