Share This Article
Shelter Sultan Jamil bukan cuma tempat para driver ojek online (ojol) istirahat sambil menunggu orderan. Di tempat ini, para driver juga menjalin solidaritas sejak 2015 silam.
(Notis.co.id): Kini “komunitas” yang berada di Jl. Sutan Jamil Gg. Kunir No.2, Gedong Meneng, Rajabasa, Bandar Lampung, ini berisikan 27 driver. Mereka berasal dari beberapa platform ojek online seperti Gojek, Grab, Maxim, dan Shopee.
Dody Suherman yang didapuk menjadi “sesepuh” Shelter Sultan Jamil mengatakan, komunitas ini memang tidak membatasi driver dari platform tertentu.
“Kita enggak milih-milih dari platform apa. Karena yang terpenting rasa persaudaraan antar-driver,” terangnya, Kamis (20/8/2026).
Dia bercerita, berawal dari kerap berkumpulnya para driver ojek online di posko Sultan Jamil. Selain menjadi tempat kongkow sambil mengisi daya seluler, posko ini sangat berguna bagi driver yang rumahnya jauh.
“Kalau dapat orderan baru jalan. Nanti kalau lagi sepi penumpang pada nimbrung lagi,” kata Dody, “Jadi jarang juga semua anggota kumpul barengan”.
Kendati demikian, imbuhnya, prinsip kebersamaan tetap dijalankan. Seperti bersih-bersih posko. Kerap dilakukan bersama demi menjaga kenyamanan.
Solidaritas Para Pengojek

Solidaritas di kalangan ojek online juga terlihat ketika salah satu dari anggota sedang terkena musibah atau sakit.
“Kalau ada teman yang sakit atau kena musibah, kita kumpulin bantuan. Ada yang lima ribu, sepuluh ribu, berapa pun seikhlasnya. Yang penting bisa bantu ringanin beban temen,” kata Dody.
Sebab, sambungnya, sebagai driver ojek online yang menghabiskan banyak waktu di jalan, tak jarang bertemu banyak kendala. Mulai dari motor rusak sampai kecelakaan.
Dengan adanya komunitas, para driver ojek online bisa saling menghubungi ketika membutuhkan bantuan. “Jadi arti persaudaraan, baik dalam keadaan seneng atau duka, sangat penting buat kami. Karena memang kami satu nasib,” ucap Dody seraya mengembangkan senyuman. (*)


