Laras tersipu saat mengunjungi stan Dinas Kesehatan (Dinkes) di gelaran Bandar Lampung Expo. Di sini memang ada layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Tapi bukan itu yang ingin dia tuju. Minat remaja putri ini justru tersedot oleh keberadaan Pojok Cantik. Bilik konsultasi kecantikan itu juga disediakan secara gratis.
(Notis.co.id): “Ya, benar. Kami memang menyediakan juga Pojok Cantik. Layanan ini merupakan hasil kolaborasi Dinkes dengan klinik-klinik kecantikan di Bandar Lampung,” terang Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi A Temenggung, Kamis (23/7/2026).
Tapi dia juga menghimbau agar pengunjung memanfaatkan layanan gratis lainnya. Selain Pojok Cantik, Dinas Kesehatan turut menghadirkan skrining fisik dasar seperti pengukuran tinggi badan, berat badan, tekanan darah, hingga cek kadar gula darah dan kolesterol. Termasuk konsultasi gizi oleh para ahli.
Gayung bersambut, ternyata animo masyarakat terlihat antusias. Menurutnya, sejak Bandar Lampung Expo dibuka sudah terdata seribu lebih pengguna layanan kesehatan gratis tersebut.
Database Kesehatan Masyarakat
Muhtadi menguraikan, cek kesehatan gratis ini tidak hanya diadakan pada saat even Bandar Lampung Expo saja. Melainkan sudah menjadi program rutin Dinas Kesehatan dan Puskesmas yang digelar secara berkala di berbagai momen.
Dia menyebutkan, selain memberi pelayanan kesehatan cuma-cuma bagi warga masyarakat, aktivitas ini dimaksudkan pula sebagai pendataan.
“Jadi bukan berhenti pada pendataan saja. Justru itu menjadi database. Semacam pemetaan untuk melihat tren kondisi kesehatan masyarakat yang paling dominan,” ungkap Muhtadi.
Langkah selanjutnya, berdasarkan datbase tersebut, Dinas Kesehatan akan menentukan tindakan intervensi apa yang diperlukan. Misalnya, apakah mengambil langkah pengobatan atau pemberian edukasi lanjutan.
Hingga saat ini, sambung Muhtadi, Dinkes sudah mencapai 30 persen dari target pendataan kesehatan 46 persen dari total jumlah penduduk Kota Bandar Lampung.
Dia juga menjelaskan, bila selama ini pelayanan kesehatan gratis masih difokuskan pada pemantauan penyakit tidak menular (PTM), dalam waktu dekat Dinas Kesehatan akan menambahkan poin pemeriksaan lain. Yakni deteksi dini Tuberkulosis (TB). (*)















