Telukbetung Selatan, Potensi Wisata Kota Tua yang Menunggu Sentuhan Baru

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: IDN Times

Foto: IDN Times

Wilayah Telukbetung Selatan di Kota Bandar Lampung menyimpan potensi besar sebagai kawasan wisata kota tua. Kawasan ini telah menjadi bagian penting sejarah Lampung sejak 1838, jauh sebelum Bandar Lampung berdiri sebagai kota modern seperti sekarang.

Menurut Jurnal Ilmiah Arsitektur, Kota dan Permukiman Losari, Telukbetung Selatan merupakan salah satu kawasan tertua di Lampung. Di wilayah ini masih berdiri bangunan bersejarah seperti Vihara Thay Hin Bio dan Masjid Jami’ Al Anwar — dua saksi perkembangan awal kota yang kini berusia lebih dari seabad.

Baca Juga  Mengejar Jejak Situs Sejarah untuk Harapan Baru Kota Bandar Lampung

Meski dipenuhi bangunan tua, aktivitas perdagangan di Telukbetung Selatan tak pernah surut. Pasar Gudang Lelang yang ramai sejak subuh, deretan ruko tua di tepi jalan, hingga toko oleh-oleh khas Lampung Aneka Sari Rasa menjadi denyut ekonomi utama warga setempat. Di sela-selanya, kafe dan warung kopi mulai tumbuh, menyisip di antara bangunan lawas yang menunggu peremajaan.

Lana (20), seorang mahasiswa di Bandar Lampung, mengaku kerap datang ke kawasan ini untuk berbelanja ikan atau sekadar duduk di kafe. Ia melihat potensi besar Telukbetung Selatan sebagai destinasi wisata kota tua yang belum tergarap.
“Beberapa kali ke sana, suasananya beda dari wilayah Bandar Lampung lain. Bangunannya tua, tapi agak kotor. Kalau dibersihin dan dicat ulang, pasti bagus banget,” ujarnya, Jumat (17/2/2023).

Baca Juga  Lampung Punya Seribu Pesona, Tapi Belum Banyak yang Tahu

Lana menilai, perpaduan bangunan tua, pasar tradisional, dan tempat ibadah bersejarah bisa menjadi daya tarik wisata kota tua seperti di Semarang atau Jakarta. “Tinggal dirapihin aja. Trotoarnya dibagusin, bangunannya dipoles, biar orang betah jalan-jalan. Kalau banyak kafenya juga pasti rame, apalagi buat anak muda,” katanya.

Potensi itu memang nyata terlihat. Di antara aroma laut dan hiruk pikuk pasar, Telukbetung Selatan masih memancarkan pesona lamanya. Yang dibutuhkan kini hanyalah sentuhan revitalisasi — agar kisah tua di pesisir selatan Bandar Lampung itu bisa hidup kembali, bukan sekadar jadi kenangan di dinding-dinding usang.(*)

Berita Terkait

Lampung Punya Seribu Pesona, Tapi Belum Banyak yang Tahu
Mengejar Jejak Situs Sejarah untuk Harapan Baru Kota Bandar Lampung
Negeri Olok Gading akan Dibantu Rp2,5 Miliar oleh Pemkot Bandar Lampung
Porcam Telukbetung Barat Resmi Dibuka, Ajang Semangat Warga di Lapangan
Telukbetung Timur, Pagar Karang yang Menyimpan Jejak Pesisir Tua Bandar Lampung

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:44 WIB

Lampung Punya Seribu Pesona, Tapi Belum Banyak yang Tahu

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:56 WIB

Mengejar Jejak Situs Sejarah untuk Harapan Baru Kota Bandar Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:56 WIB

Negeri Olok Gading akan Dibantu Rp2,5 Miliar oleh Pemkot Bandar Lampung

Kamis, 13 November 2025 - 01:40 WIB

Porcam Telukbetung Barat Resmi Dibuka, Ajang Semangat Warga di Lapangan

Kamis, 13 November 2025 - 01:38 WIB

Telukbetung Timur, Pagar Karang yang Menyimpan Jejak Pesisir Tua Bandar Lampung

Berita Terbaru

Pelantikan puluhan pejabat di lingkup Pemkot Bandar Lampung. (Foto: ist)

Update

Eva Dwiana: Pejabat Mesti Satset Layani Masyarakat

Rabu, 29 Jul 2026 - 19:42 WIB

(Ilustrasi: Notis)

Update

Cuaca Panas Meradang, Ancaman Paru-paru Basah Membayang

Selasa, 28 Jul 2026 - 18:47 WIB

Kelompok Wanita Tani (KWT) Kelurahan Labuan Ratu Terapkan urban farming di Kota Bandar Lampung. (Foto: Notis)

Intermezo

KWT Labuhan Ratu Raya, Raup Cuan dari Sayur Segar

Minggu, 26 Jul 2026 - 20:04 WIB