Mengejar Jejak Situs Sejarah untuk Harapan Baru Kota Bandar Lampung

Kamis, 2 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rekayasa Rumah Daswati pasca dilakukan renovasi. (Ilustrasi: Notis.co.id)

Rekayasa Rumah Daswati pasca dilakukan renovasi. (Ilustrasi: Notis.co.id)

Ada cerita yang diam di balik dinding-dinding tua Kota Bandar Lampung. Waktu memang mengikis cat dan bata, tetapi tidak pernah menghapus sejarahnya.

(Notis.co.id): Pemerintah Kota Bandar Lampung ingin menghidupkan kembali jejak itu. Bangunan dan situs bersejarah akan diidentifikasi untuk diusulkan sebagai cagar budaya. Tujuannya bukan sekadar menjaga warisan masa lalu, tetapi menjadikannya daya tarik wisata yang menggerakkan ekonomi.

Baca Juga  Negeri Olok Gading akan Dibantu Rp2,5 Miliar oleh Pemkot Bandar Lampung

Tim Cagar Budaya Kota Bandar Lampung mulai menelusuri bangunan yang memiliki nilai sejarah. Setiap temuan akan dikaji sebelum diusulkan sebagai cagar budaya.

“Kami akan menelusuri kembali sejarah Bandar Lampung. Setiap bangunan yang memiliki nilai sejarah penting akan kami identifikasi dan usulkan,” kata Asisten I Bidang Kesejahteraan Pemkot Bandar Lampung, Wilson Faisol, Rabu (1 Juli 2026).

Baca Juga  Street Festival HUT ke-344 Bandar Lampung Siap Tampil Lebih Meriah

Langkah itu diawali dengan penetapan Rumah Daswati sebagai Bangunan Cagar Budaya Kota Bandar Lampung. Bangunan di Jalan Tulang Bawang Nomor 11, Tanjung Karang, itu merupakan kantor pertama pemerintahan Lampung.

Berkah Sejarah Bagi Ekonomi Warga

Menurut Wilson, wisata sejarah memiliki daya tarik tersendiri. Wisatawan datang bukan hanya melihat bangunan tua, tetapi juga mencari kisah yang tersimpan di dalamnya.

Baca Juga  Sebentuk Empati Buat Korban Bencana

“Jika pariwisata berjalan dan budaya tetap terjaga, perputaran ekonomi akan meningkat secara otomatis. Dampak langsungnya akan terasa bagi masyarakat, terutama para pelaku UMKM kita,” ujarnya.

Pemkot berharap semakin banyak bangunan bersejarah yang terlindungi. Sebab, kota bukan hanya dikenang lewat gedung-gedung baru, tetapi juga oleh jejak yang tetap bertahan melawan waktu.(*)

Berita Terkait

Negeri Olok Gading akan Dibantu Rp2,5 Miliar oleh Pemkot Bandar Lampung
Porcam Telukbetung Barat Resmi Dibuka, Ajang Semangat Warga di Lapangan
Telukbetung Timur, Pagar Karang yang Menyimpan Jejak Pesisir Tua Bandar Lampung
Telukbetung Selatan, Potensi Wisata Kota Tua yang Menunggu Sentuhan Baru

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:56 WIB

Mengejar Jejak Situs Sejarah untuk Harapan Baru Kota Bandar Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:56 WIB

Negeri Olok Gading akan Dibantu Rp2,5 Miliar oleh Pemkot Bandar Lampung

Kamis, 13 November 2025 - 01:40 WIB

Porcam Telukbetung Barat Resmi Dibuka, Ajang Semangat Warga di Lapangan

Kamis, 13 November 2025 - 01:38 WIB

Telukbetung Timur, Pagar Karang yang Menyimpan Jejak Pesisir Tua Bandar Lampung

Kamis, 13 November 2025 - 01:37 WIB

Telukbetung Selatan, Potensi Wisata Kota Tua yang Menunggu Sentuhan Baru

Berita Terbaru

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana (ilustrasi: Notis.co.id)

Update

Sebentuk Empati Buat Korban Bencana

Selasa, 30 Jun 2026 - 13:40 WIB