Bandar Lampung tak hanya mencatat kenaikan angka. Kota ini juga memperlihatkan perubahan yang bisa dirasakan langsung.
(Notis.co.id): Pemerintah pusat pun memberi apresiasi. Penilaian itu muncul setelah melihat perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pertumbuhan ekonomi, hingga aktivitas masyarakat yang semakin bergeliat.
Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Komjen Pol Tomsi Tohir, mengatakan capaian Bandar Lampung bukan sekadar tersaji dalam laporan statistik.
“Kalau angka-angka mungkin hanya sekadar data. Namun hasilnya bisa kita lihat langsung,” kata Tomsi di Bandar Lampung, Sabtu (18/7/2026).
Penghargaan Jadi Penanda
Menurut Tomsi, pemerintah pusat memiliki alasan kuat memberikan apresiasi kepada Bandar Lampung.
Kota ini meraih penghargaan dari Menteri Koperasi atas keberhasilan mengembangkan UMKM. Selain itu, Menteri Dalam Negeri juga menetapkan Bandar Lampung sebagai daerah dengan skema pembiayaan kreatif (creative financing) terbaik di Pulau Sumatra.
Baginya, penghargaan tersebut sejalan dengan membaiknya berbagai indikator pembangunan.
Pertumbuhan ekonomi Bandar Lampung meningkat dari 5,31 persen menjadi 5,72 persen. Angka itu bahkan melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.
UMKM Tumbuh, Kota Makin Hidup
Tomsi menilai geliat itu semakin terlihat melalui penyelenggaraan Bandar Lampung Expo 2026.
Ia melihat produk-produk UMKM tampil lebih beragam, lebih berkualitas, dan berkembang dibandingkan tahun sebelumnya. Pameran itu menjadi gambaran bahwa sektor usaha kecil terus bertumbuh.
Tak hanya itu. Tomsi juga mengaku merasakan langsung denyut ekonomi Bandar Lampung saat menghabiskan libur panjang di kota ini.
“Hampir seluruh rumah makan yang saya datangi dipenuhi pengunjung. Sampai harus mengantre untuk mendapatkan tempat. Ini bisa jadi salah satu indikasi nyata bahwa pergerakan ekonomi, sosial, pariwisata, budaya, dan sektor lainnya tumbuh sangat signifikan,” ujarnya.(*)















