“Nggak bisa sekarang. Lagi banyak yang dipegang. Kalau mau paling diinepin. Biar nanti malam bisa dilemburin,” kata Awan pada lelaki yang datang sambil menuntun sepeda kecil. Bersamanya turut seorang anak lelaki. Raut wajahnya menyiratkan rasa kecewa mendengar penjelasan itu.
(Notis.co.id): Menurut Awan, dia terpaksa memberi penawaran demikian ketika bengkel sepedanya sedang banyak “pasien”. Bengkel…