Update

Sebentuk Empati Buat Korban Bencana

Bencana datang tak diundang. Musibah bisa muncul tanpa dinyana. 46 warga merasakan keprihatinan itu baru-baru ini. Pemkot Bandar Lampung, melalui Wali Kota Eva Dwiana, menunjukkan empati. Anggaran pemerintah Rp153,6 juta disalurkan.

(Notis.co.id): Bencana yang merundung ke-46 warga Bandar Lampung itu beragam. Ada yang ditimpa musibah banjir, tanah longsor, angin puting beliung, hingga kebakaran.

Lokasi musibah juga tersebar pada beberapa tempat. Tujuh korban dari Kecamatan Kedamaian, 16 orang di Kecamatan Bumi Waras, lalu masing-masing 1 orang dari Kecamatan Kemiling dan Enggal.

Sedangkan dari Kecamatan Tanjungkarang Pusat 3 orang dan Tanjungkarang Barat 1 orang. Sementara Langkapura 1 orang, Way Halim 11 orang, Telukbetung Selatan 3 orang, dan Tanjungkarang Timur 2 orang.

Eva Dwiana menyampaikan, besaran bantuan yang disalurkan Pemkot Bandar Lampung pada setiap korban tidak sama. Nilainya bervariasi, disesuaikan tingkat kerusakan berdasarkan hasil verifikasi di lapangan.

Kisaran bantuan mulai Rp1 juta dan Rp3 juta. Tapi ada juga yang menerima bantuan sampai Rp10 juta, bahkan lebih.

Dalam proses penyaluran bantuan, Pemkot Bandar Lampung menerapkan mekanisme tunai dan non-tunai. Dari total bantuan Rp153,6 juta, terdapat Rp19 juta disalurkan dalam bentuk tunai. Sedangkan Rp134,6 juta berupa bantuan non-tunai.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban Bapak dan Ibu yang terkena bencana. Mohon dimaklumi kalau bantuannya baru disalurkan sekarang. Karena kita mesti prosedural. Biar sesuai  ketentuan dan bantuannya tepat sasaran,” terang Eva kepada para korban, Senin (29 Juni 2026).

Ancaman Kebakaran Mengintai

Wali Kota Eva juga menghimbau warga agar lebih mengantisipasi kebakaran. Pesan itu disampaikan mengingat sering terjadi kebakaran belakangan ini.

“Saya terima laporan banyak kebakaran karena korsleting listrik. Kita perlu antisipasi. Harus bener-bener diperhatiin. Sebab kalau kebakaran dipicu aliran listrik kan cepat menjalar,” kata Eva.

Dirinya juga menginstruksikan pada seluruh camat untuk gencar sosialisasi pencegahan kebakaran. Terutama di kawasan permukiman padat penduduk.

“Kita sama-sama waspada. Biar terhindar dari kebakaran dan musibah lain, ya,” harap Wali Kota Eva Dwiana.(*)

Recent Posts

Anomali Pengrajin Tahu, Ada MBG Merasa “Buntung”, Tak Ada MBG Justru Beruntung

Ketika banyak orang sedang terlelap nyenyak. Kumandang azan subuh belum lagi terdengar. Daryono dan Danang…

3 days ago

Kemarau Kerontang, Tangki Air Bersih Datang

Kemarau mulai meradang. Dampaknya bikin miris. Sebagian warga kesulitan memperoleh air bersih. Bak gayung bersambut,…

6 days ago

Cabai dan Bawang dari Solok Datang, Halau Inflasi yang Meradang

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung memperkuat pasokan cabai dan bawang melalui kerja sama dengan Pemerintah…

6 days ago

Kabel Provider Ugal-ugalan, Pemkot Turun Tangan

Kabel-kabel provider yang melintas di lingkungan pemukiman itu saling berdesakan. Berebut tempat. Entah kalah “sikut-sikutan”…

1 week ago

Eva Dwiana: Pejabat Mesti Satset Layani Masyarakat

Pemkot Bandar Lampung melakukan penyegaran pejabat. Puluhan pejabat yang dilantik mencakup 28 pejabat administrator (eselon…

1 week ago

Kebakaran di Kedaton, Api dari Bengkel Mampir ke Toko Elektronik

Beberapa warga belum menandaskan sarapan paginya. Bahkan Imran, belum lagi menyeruput kopi kentalnya yang baru…

2 weeks ago