Update

Kabel Provider Ugal-ugalan, Pemkot Turun Tangan

Kabel-kabel provider yang melintas di lingkungan pemukiman itu saling berdesakan. Berebut tempat. Entah kalah “sikut-sikutan” atau kualitasnya rendah, tidak sedikit kabel yang akhirnya letoy. Lalu menjuntai. Warga keluhkan pemandangan yang tidak sedap itu. Ada juga yang mengkhawatirkannya.

(Notis.co.id): “Itu memang kabel provider. Bukan kabel listrik. Tapi kita kan nggak tahu, kalau kena air hujan nanti bisa nyetrum atau nggak. Yang jelas kabelnya sudah kendor. Provider yang punya kabel ini mah nggak peduli. Kami ini yang setiap hari ada di sini lihat kabel-kabel berantakan. Sambil khawatir kalau nanti nyetrum,” keluh Eka, warga cluster Gita Green, Labuhanratu Raya, Kamis (30/7/2026).

Agaknya, keluhan serupa itu sudah merebak. Mengingat pemandangan kabel provider ugal-ugalan membentang juga terlihat di banyak tempat.

Merespon kondisi tersebut Wali Kota Eva Dwiana meminta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Bandar Lampung turun tangan. Alhasil, seluruh perusahaan penyedia layanan telekomunikasi ditegur. Mereka diminta merapikan kabel-kabel jaringan perusahaan masing-masing.

Agar penertiban bisa segera dilakukan, Dinas Perkim membentuk tim gabungan. Tim berisikan pihak Perkim bersama seluruh perwakilan pihak provider. Mereka bergerak menyusuri kabel jaringan yang semerawut di berbagai ruas jalan untuk dirapikan.

“Ini sebagai tindak lanjut dari instruksi Wali Kota untuk menciptakan lingkungan yang lebih rapi, aman dan nyaman. Sejak Senin (27/7/2026) kemarin kita mulai penertiban,” kata Kadis Perkim Kota Bandar Lampung, Muhaimin.

Ditambahkannya, pada tahap awal penertiban kegiatan masih difokuskan menyasar ruas-ruas jalan protokol. Selanjutnya baru bergeser ke jalan-jalan lingkungan, bahkan hingga ke gang-gang.

“Penertiban ini akan dioptimalkan. Kabel provider yang tidak tertata harus dirapikan. Selain mengganggu aktivitas masyarakat, berpotensi membahayakan pengguna jalan dan warga, juga mengurangi keindahan kota,” ungkap Muhaimin, seraya menambahkan, penertiban akan dilangsungkan selama dua minggu.

Sementara kepada perusahaan provider, Kadis Perkim mengingatkan agar pemasangan jaringan utilitas ke depan mengikuti ketentuan dan standar yang berlaku. “Kita akan evaluasi kalau nanti masih ditemukan kabel-kabel provider yang semerawut,” tandasnya.(*)

Recent Posts

Anomali Pengrajin Tahu, Ada MBG Merasa “Buntung”, Tak Ada MBG Justru Beruntung

Ketika banyak orang sedang terlelap nyenyak. Kumandang azan subuh belum lagi terdengar. Daryono dan Danang…

2 days ago

Kemarau Kerontang, Tangki Air Bersih Datang

Kemarau mulai meradang. Dampaknya bikin miris. Sebagian warga kesulitan memperoleh air bersih. Bak gayung bersambut,…

6 days ago

Cabai dan Bawang dari Solok Datang, Halau Inflasi yang Meradang

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung memperkuat pasokan cabai dan bawang melalui kerja sama dengan Pemerintah…

6 days ago

Eva Dwiana: Pejabat Mesti Satset Layani Masyarakat

Pemkot Bandar Lampung melakukan penyegaran pejabat. Puluhan pejabat yang dilantik mencakup 28 pejabat administrator (eselon…

1 week ago

Kebakaran di Kedaton, Api dari Bengkel Mampir ke Toko Elektronik

Beberapa warga belum menandaskan sarapan paginya. Bahkan Imran, belum lagi menyeruput kopi kentalnya yang baru…

1 week ago

Cuaca Panas Meradang, Ancaman Paru-paru Basah Membayang

Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Bandar Lampung merilis himbauan. Isinya hati-hati bila beraktivitas di luar rumah.…

2 weeks ago