Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, pada penilaian perlombaan kelurahan Tingkat Provinsi Lampung di Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat.(foto: ist)
Yuni mengangguk ketika ditanya apakah ada kelompok kuda kepang di Gedong Air. Usai mengiyakan, remaja setempat ini menambahkan, di kelurahannya juga ada sanggar seni Lampung. “Perguruan pencak silat juga ada,” ungkapnya kepada Notis.co.id, Sabtu (27 Juni 2026).
(Notis.co.id): Ucapan Yuni cocok dengan keterangan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, yang sehari sebelumnya menerima kunjungan Tim Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung di Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat.
Ketika itu Bunda Eva, sapaan akrab Wali Kota, mengaku terkesan dengan berbagai aktivitas pelestarian budaya yang dilakukan warga. “Karawitan aja ada di sini,” jelasnya.
Tapi, Bunda Eva mengatakan, sesungguhnya dia tidak terlalu kaget dengan aktifnya kegiatan budaya di Kelurahan Gedong Air. Sebab, sambungnya, kendati warganya beragam suku dan tradisi tapi dalam pergaulan dikenal rukun dan kompak.
“Kalau saya bilang, masyarakat di sini punya modal sosial yang kuat. Sikap toleransinya tinggi dan orang-orangnya guyub, semangat gotong royongnya tetap terjaga,” terang Wali Kota.
Makanya Bunda Eva merasa optimis, Kelurahan Gedong Air akan dapat mengharumkan nama Provinsi Lampung pada Lomba Kelurahan Tingkat Nasional di tahun ini.
Lomba kelurahan merupakan agenda rutin yang mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan.
Tujuannya untuk mendorong pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kelembagaan, peningkatan partisipasi warga, serta pelestarian budaya gotong royong.
Selain modal sosial, masih menurut Bunda Eva, Kelurahan Gedong Air juga memiliki berbagai potensi ekonomi. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tumbuh di berbagai bidang.
Pergerakan ekonomi ini, sambung Wali Kota, ternyata mampu berkontribusi dalam sejumlah program prioritas pemerintah.
Seperti UMKM setempat yang terlibat aktif pada penyediaan bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penguatan ekonomi melalui Koperasi Merah Putih.
“Tadi tim penilai sudah melihat langsung berbagai potensi yang dimiliki. Mudah-mudahan hasilnya terbaik. Sehingga Kelurahan Gedong Air bisa mewakili Lampung ke tingkat nasional,” tutup Bunda Eva. (*)
Ketika banyak orang sedang terlelap nyenyak. Kumandang azan subuh belum lagi terdengar. Daryono dan Danang…
Kemarau mulai meradang. Dampaknya bikin miris. Sebagian warga kesulitan memperoleh air bersih. Bak gayung bersambut,…
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung memperkuat pasokan cabai dan bawang melalui kerja sama dengan Pemerintah…
Kabel-kabel provider yang melintas di lingkungan pemukiman itu saling berdesakan. Berebut tempat. Entah kalah “sikut-sikutan”…
Pemkot Bandar Lampung melakukan penyegaran pejabat. Puluhan pejabat yang dilantik mencakup 28 pejabat administrator (eselon…
Beberapa warga belum menandaskan sarapan paginya. Bahkan Imran, belum lagi menyeruput kopi kentalnya yang baru…